Luis Palau Association<\/a><\/i>, selain menulis tentang kabar terbaru mengenai kesehatannya, dia juga menulis: “Kita semua hanya memiliki satu kehidupan. Dan tentu saja, kita tidak pernah tahu kapan akan berakhir. Saya berdoa agar kita semua memanfaatkannya – selagi masih siang. Karena, malam akan segera tiba, ketika tidak ada lagi yang bisa melakukan pekerjaan (Yohanes 9:4).”<\/p>\nLuis Palau dan anak-anak meminta kepada orang-orang yang menyaksikan video itu agar terus berdoa untuk kesehatannya.<\/p>\n
“Banyak orang berdoa agar Tuhan melakukan keajaiban, benar-benar terjadi keajaiban.” kata Palau. “Terima kasih telah berdoa dan mempercayai Tuhan bersama kami.”<\/p>\n
“Tetap berpegang teguh pada Yesus dan damai sejahtera-Nya, dan percaya kepada Tuhan … Kita tidak boleh melambat. Kita tidak boleh membiarkan musuh mendapat pijakan. Mari kita teguh dalam tekad kita. Jangan goyah. Tapi sebaliknya, mari kita maju terus dengan semua urgensi dan keuletan yang lebih lagi.” pesan Palau.<\/p>\n
Keluarga telah menyambut doa dan dorongan untuk dikirim ke luis.palau@palau.org. Sepanjang video tersebut, Palau yang cekatan tetap optimis dan energik, sering mengutip Kitab Suci sebagai dorongan.<\/p>\n
(Sumber: Christian Today)<\/p>\n
<\/p>\n
DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
\nSaya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
\nSaya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
\nDan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
\nSaya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
\nSaya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"
Penginjil internasional terkenal, Luis Palau membuat pengumuman pada hari kamis, tentang sebuah diagnosis yang mengejutkan, yaitu bahwa dia telah didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium 4. Dalam sebuah rekaman video bersama dengan kedua anaknya, Kevin dan Andew, Palau mengatakan bahwa dia sudah siap untuk meninggalkan kehidupan di dunia ini. “Jika Tuhan ingin membawa saya pulang dalam…<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3825,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-3824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesaksian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3824"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3826,"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3824\/revisions\/3826"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kesaksian.org\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}